Pada kasus ibu hamil dengan anemia, jika lambat ditangani dan berkelanjutan dapat menyebabkan kematian, dan berisiko bagi janin. Selain bayi lahir dengan berat badan rendah, anemia bisa juga mengganggu perkembangan organ-organ tubuh, termasuk otak (Sjaifoellah, 1998). G. Pemeriksaan penunjang Pada pemeriksaan laboratorium ditemui : 1. kesehatan Sumatera Utara tahun (2017) menggambarkan Prevelensi kejadian anemia pada kehamilan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2017 sebesar 15% - 39% (Dinkes Sumut, 2018). Laporan Dinas Kesehatan Kota Medan (2018) menunjukkan data dari 39.240 ibu hamil terdapat 780 ibu hamil yang mengalami anemia. Pada kehamilan, anemia fisiologis yang terjadi disebabkan oleh berkurangnya persediaan zat besi yang penting dalam pembentukan hemoglobin. Kebutuhan zat besi dalam kehamilan adalah sebesar 1000 mg. Sekitar 300 mg ditransfer aktif untuk janin dan plasenta, 500 mg untuk peningkatan massa hemoglobin dan sekitar 200 mg dikeluarkan melalui saluran cerna, urin dan kulit. Kehamilan merupakan metamorphosis atau proses perkembangan pada kehidupan. Sekitar 4-16% kematian ibu disebabkan oleh anemia. Dampak anemia selama kehamilan termasuk perdarahan postpartum, berat badan lahir rendah. status gizi dengan tingkat kejadian Anemia pada ibu hamil terutama trimester ketiga. Rata-rata kehamilan yang disebabkan karena anemia di Asia diperkirakan sebesar 72,6%.Tingginya pravalensinya anemia pada ibu hamil merupakan masalah yang tengah dihadapi pemerintah Indonesia (Adawiyani, 2013). DEFINISI. ETIOLOGI. KLASIFIKASI. KONSEP TANDA DAN GEJALA TEORI ANEMIA PATOFISIOOGI. BAHAYA ANEMIA PADA IBU HAMIL. PEMERIKSAAN PENUNJANG Hb 7-8 gr% anemia sedang,dan Hb <7 gr% anemia berat (Bobak, 2012) Pemeriksaan darah dilakukan minimal 2 kali selama kehamilan, yaitu pada trimester 1 dan pada trimester 3. Dengan pertimbangan bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami anemia, maka dilakukan pemberian preparat Fe sebanyak 90 tablet pada ibu hamil (Manuaba, 2009) masalah potensial. 4. ANTISIPASI. Antisipasi yang harus dilakukan pada kasus ibu hamil dengan anemia ringan adalah. pemberian tablet besi 2 tablet perhari dengan dosis 120mg, pemeriksaan kadar Hb 1. minggu sekali (manuaba, 2007). Dalam kasus ini, dilakukan tindakan segera berupa pemberian tablet besi 2 tablet. OvWRT.

pemeriksaan penunjang anemia pada ibu hamil